Wednesday, July 13, 2011

Fusion Music Festival 2011 (Hari Pertama)

Tanggal 9 dan 10 Juli tahun ini akan menjadi hari bersejarah di masa depan nanti. Sebuah panggung apresiasi karya musik telah digelar di tanggal itu. Fusion Music Festival 2011 namanya. Dengan jargon 'When All The Vibes Meet', acara ini berani tampil sebagai pioneer festival musik yang tidak hanya terdiri dari satu jenis musik tertentu. Mari, saya ceritakan bagaimana suasana hari pertama Fusiomusic Fest 2011.

Free Play diberi kehormatan untuk membuka festival. Dengan karya instrumentalnya yang melenakan, Free Play adalah salah satu musisi independen Bogor yang perlu diikuti dan dinikmati pergerakannya. Simak foto dan video penampilan mereka di bawah ini.



Tuesday, July 5, 2011

RASSA Produksi Ke-14



Wahana Telisik Seni dan Sastra (WTS) kembali menggelar Ruang Apresiasi Seni dan Sastra (RASSA). Jika pada edisi RASSA bulan lalu pertunjukan teater yang ditampilkan, maka pada produksi RASSA ke-14 giliran musik yang diapresiasi. Dilaksanakan di ruang Pinus 2 kampus IPB Darmaga, RASSA XIV dihadiri berbagai kalangan, dari mahasiswa IPB, wartawan media lokal Bogor, hingga alumni kampus pertanian itu. Chimot didaulat sebagai tokoh utama dalam gelaran itu. Chimot adalah seorang mahasiswa Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta. Pria asal Banten itu menyuguhkan karya-karya musikal gubahannya. Total 8 lagu ia lantunkan dengan penuh penghayatan. Seperti biasa, RASSA tidak hanya menjadi wadah untuk para penikmat seni memanjakan diri, namun juga menjadi arena diskusi artistik karya yang ditampilkan. Selain diskusi tentang makna dan cerita dibalik karyanya, paparan Chimot tentang pengalaman musikalnya juga mengajarkan pesan mendalam tentang tekad kuat memperjuangkan cita-cita. Rekaman penampilan Chimot tersebut terekam dalam video di bawah ini.

Monday, May 23, 2011

Naif di SMAN 1 Bogor

Ini adalah kali kedua saya menyaksikan Naif di Bogor. Sebelumnya saya puas menghabiskan beberapa jam dengan cukup intim bersama band ini di gelaran A Mild As You Like It. Pengalaman impresif itu saya tuangkan dalam posting yang bisa teman-teman tengok disini. Kemarin, Naif kembali menggoyang Bogor di SMAN 1 Bogor. Saya datang saat Naif ada di sesi akhir penampilannya. Satu hal yang saya sesalkan adalah, saya gagal merekam sebuah lagu Naif berbau reggae yang menceritakan tentang penampilan mereka di SMA itu yang sudah tiga kali. Saya akan sangat sumringah jika ada audiens lain yang berhasil mengabadikannya dan membagi tautannya ke saya melalui blog ini. Hehe. Meski demikian, saya menemukan diri berada dalam sebuah realita baru dalam cara menikmati sebuah pertunjukan musik. Jika biasanya puncak kenikmatan sebuah konser bagi saya adalah meleburkan keringat di atas atau bibir panggung, maka sekarang kenikmatan lain yang juga saya rasakan adalah saat mengabadikan momen-momen memorabel si penguasa panggung. Orgasme pertunjukan yang saya ceritakan terakhir tertuang dalam foto-foto di bawah ini. Selamat menyimak :)