Tuesday, August 23, 2011
Wednesday, July 27, 2011
Java Rocking Land 2011 (Hari Terakhir)
Setelah menghadiri hari pembukaan Java Rockinland 2011,
saya kembali berkesempatan datang dihari penutup. Hari ketiga hajatan
anual musik rock itu diramaikan artis-artis yang tak kalah menarik
dibanding dua hari di belakangnya. Kombinasi performer yang ciamik juga
jadi alasan saya ada disana. Menyaksikan penampilan musisi yang karyanya
sudah saya kenal ibarat menghadiri presentasi karya ilmiah yang
sebelumnya sudah dibaca, selalu ada tambahan poin yang menjadi objek
kepuasan, apalagi bisa memotret mereka dan menceritakan ulang. Tahap
terakhir itu yang akan saya lakukan melalui tulisan ini.
Panggung
Rajasinga yang tepat berada di tepi pantai menjadi persinggahan pertama
saya. Rentetan melodi distortik menohok sore yang menurut vokalis band
yang baru merilis Rajagnaruk itu enak untuk dinikmati dengan musik slow
di kamar. Tentu saja pernyataan itu hanya olok-olok belaka. Nyatanya
mereka tetap terlihat enak meski tidak berada di kamar dan tidak
membawakan lagu slow. Potongan lirik Good Shit For Good Friend yang
mereka bawakan juga menginisiasi bergulirnya fase akhir JRL tahun ini.
"Pesta, mari berpesta!"
Sunday, July 24, 2011
Java Rocking Land 2011 (Hari Pertama)
Untuk yang ketiga kalinya Java
Rockin'land kembali digelar di atas tanah yang sama dengan tahun-tahun
sebelumnya, pantai Carnaval Ancol Jakarta. Event akbar yang diorganisir
Java Festival Production itu dihadiri para musisi dan penikmat musik
dari dalam maupun luar Indonesia. Di hari pertama, lebih dari 40 pengisi
acara telah sukses meramaikan gelaran itu.
Seringai
dan closehead didaulat menjadi headliner acara. keduanya tampil di
panggung terpisah dengan rentang durasi penampilan yang sama. Seringai
masih tetap tampil dengan ruh pesan yang sama, protes atas kondisi
sosial di sekitar mereka. Di Javarockinland 2010, kuartet oktan tinggi ini pernah menyanyikan sebuah lagu berjudul tifatul.
Lagu itu berisi kritik atas ide sang menteri untuk menyikapi konten
berbau porno di dunia maya. Seorang penonton merekam lagu itu dan
mengunggahnya di youtube, sehingga Seringai makin lekat dengan citra
antiislam. Arian membahas image baru seringai itu di panggung ketiganya
di Java Rockinland. Menurut eks vokalis band legendaris Puppen itu,
Seringai bukan antiislam, melainkan mereka tidak mau Indonesia ini
menjadi Arab Saudi. Arian bahkan menantang audiens untuk merekam lagi
ucapannya itu dan mengunggahnya lagi di Youtube. Tantangan itu saya
terima. hehe. Saya merekam kritik Arian terhadap tindak poligami yang
menjadi appetite sebelum Seringai menderu di 'Lagu Ini Tak Sependek
Jalan Pikiranmu'.
Subscribe to:
Posts (Atom)