Reporter itu mata, telinga dan hati sebuah stasiun televisi. Demikian kata seorang senior saya dari TV elang biru. Melalui indera dan interpretasinya, tiap reporter tentu punya impresi tersendiri soal berbagai peliputan yang ia kerjakan. Bagaimana jadinya jika rangkuman memori itu dirangkum dalam buku? Maka salah satu jawabannya adalah sebuah paket tulisan bertitel Reporter And The City.
Friday, September 27, 2013
Naskah Hidup Seorang Reporter
Reporter itu mata, telinga dan hati sebuah stasiun televisi. Demikian kata seorang senior saya dari TV elang biru. Melalui indera dan interpretasinya, tiap reporter tentu punya impresi tersendiri soal berbagai peliputan yang ia kerjakan. Bagaimana jadinya jika rangkuman memori itu dirangkum dalam buku? Maka salah satu jawabannya adalah sebuah paket tulisan bertitel Reporter And The City.
Friday, April 19, 2013
Sunday, April 14, 2013
Menyelamatkan Musik Indie dari Penciptaan Kultur yang Pragmatis
Mereka menyebut musik ini sebagai musik indie. Ada
yang mengatakan bahwa musik indie kini sudah menjadi sebuah genre musik
tersendiri, sehingga mereka mengurai sebuah sistem alam semesta bernama musik yang
terbagi menjadi beberapa galaksi bernama genre mulai dari pop, rock, jazz,
klasik, blablabla dan lalu munculah genre indie. Album musik indie akan diberi
rating tinggi di berbagai media musik dibandingkan dengan album-album musik
mainstream. Dan orang yang mendengarkan musik indie lebih berkelas dibandingkan
mendengarkan musik mainstream. Lalu apakah anda serius membaca paragraf ini? Baiklah,
sebenarnya saya tidak serius menulis paragraf ini. Hal-hal berbau sok tahu
diatas merupakan hasil pola pikir saya yang merupakan fusi dari naif dan
pragmatis yang sampai sekarang diksi dari percampuran pola pikir tersebut mungkin
belum dapat anda temukan di Kamus Besar Bahasa Indonesia.
Subscribe to:
Posts (Atom)
