Sunday, June 13, 2021

Versi 68% Sebuah Film Spionase

Uncle

Agen rahasia CIA kerjasama bareng agen rahasia KGB. Padahal dua organisasi itu saingan. Inilah premis utama film The Man From U.N.C.L.E.


Yang saya nikmati dari film semacam ini: sense cerdik, canggih, misterius, dan tentu saja laga. Semuanya ada, khas film bertema spionase.


Napoleon Solo seorang agen rahasia CIA yang flamboyan. Dalam beberapa hal, dia kalah dari Illya Kuryakin--agen KGB yang merefleksikan intimidasi rezim diktatoriat Uni Soviet.


Di tengah mereka berdua, ada Gaby yang ternyata, sebaiknya nggak saya ceritain. Intinya, film dari tahun 2015 yang saya tonton ini baru permulaan. Kata U.N.C.L.E. baru ada di bagian akhir. Bakal ada sekuelnya? Kayaknya iya.


Soalnya, film ini memang adaptasi dari serial film dengan judul yang sama, rilisan tahun 1964. Menarik kan, di tahun ketika blok timur dan blok barat berperang dingin, film ini menawarkan alternatif jalan tengah.


Meskipun, karena ini tahun 60an, teknologinya nggak secanggih agen rahasia di film Kingsman. Kecanggihannya ada di si tokoh utama ini sendiri. Illya bisa ngejar mobil dan tahan lajunya. Solo, punya perhitungan presisi yang bikin dia seakan lucky bastard doang.


Adegan laga favorit saya, kejar-kejaran di akhir film. Teknik zoom ini yang kasar justru bikin pemetaan posisi pergelutan jadi tergambar. Selain itu, editing di bagian menyusup ke pulau privat juga asik. Komikal, ringkas, artistik.


Meski begitu, nilai film ini di Rotten Tomatoes: 68%. Sementara film seri originalnya yang 4 season itu, diponten 100%. []

No comments:

Post a Comment